Rajabakarat Situs Casino Online Terpercaya Di Indonesia

Sabtu, 16 Februari 2019

Cerita Sex Ngentot Ibuku Ketika Sedang Stres Berat


Cerita Sexs - Ini benar-benar dikit ironis, di mana seseorang anak dengan rakusnya menyetubuhi ibunya yang tengah hilang daya ingat atatu lebih persisnya sakit jiwa. Akan tetapi kisahnya bila anda memacanya dengan cermat akan membuat anda horny serta ada sensasinya sendiri. 

Cerita seks ku Yang Sudah Memperkosa Ibu Kandungku Sendiri ?Berikut Narasi ya Beberapa pembaca .al cerita Namaku ialah Damar serta saya ingin bercerita pengalaman incestku dengan menggauli ibuku kandungku sendiri. Momen itu berlangsung saat saya kelas dua SMA serta saya tidak dari dahulu belum pernah berpikiran untuk menyetubuhi ibuku. Saya hidup dalam suatu desa di daerah Semarang dengan ayahku yang profesinya menjadi petani sekaligus juga peternak sapi, dan dengan ibuku yang profesinya menjadi bidan desa. Saya mempunyai seseorang kakak wanita yang saat ini telah berkeluarga di kota lainnya, sedang adikku masih tetap kelas empat SD serta tinggal dengan kami. Nenekku pun tinggal bersama dengan kami akan tetapi dia telah jompo, sedang kakekku telah wafat beberapa waktu kemarin. Awalannya kami termasuk keluarga yang dapat serta kami hidup bahagia kecukupan. 


Akan tetapi saat ibuku coba melakukan bisnis dengan seorang, bencana besar menerpa keluarga kami. Ayahku belum pernah menyepakati ibuku terjun dalam dunia usaha serta ditambah lagi itu ialah usaha besar, sebab dengan pendapatan yang didapatpun kami telah hidup kecukupan. Ibuku masih tidak memedulikan pendapat ayahku hingga kemudian bencana besar menerpanya, yakni saat rekanan kerjanya menipunya serta melarikan diri ke luar negeri dengan membawa uangnya sebesar lima ratus juta. Buat orang desa, uang lima ratus juta itu sejumlah mengagumkan jumlahnya, maklum ibuku selalu menangis menyesali hal tersebut. Ibuku seringkali melamun dengan pandangan kosong hingga kemudian ia seringkali teriak-teriak histeris. Ada yang katakan ibuku hilang ingatan kesurupan ada juga yang katakan ibuku stress. Saya tidak paham serta juga ikut memikul beban bencana itu. 


Mulai sejak itu ibuku dirawat di dalam rumah saja serta sesaat tidak pergi kerja di puskesmas. Ibuku seringkali melamun sendirian di kamar, saya serta ayahku yang merawatnya. Tiap-tiap pagi saya membawakannya minuman dan makanan, sedang ayahku seringkali memandikannya. Ibuku tetap kosong pandangan serta tetap tidak menjawab bila dibawa bercakap. Dia diam membisu selama seharian akan tetapi kadang dia ajak bicara kami seperti dia telah normal kembali. Waktu itu kami menduga jika ibuku telah normal kembali serta kami tidaklah terlalu ribet mengurusinya. Ayahku memulai normal dengan kegiatan kerjanya, serta saya jadi tenang jika di sekolah dan tidak tergesa-gesa pulang kembali. Ibuku masih belumlah punya niat kembali kerja, dia seringkali main ke tetangga samping sekedar untuk terlibat perbincangan. Sesudah seputar tiga hari keluarga kami kembali gempar sebab ibuku membanting semua hal di dalam rumah kami. Dia membikin amburadul seisi rumah. Kami lalu menentramkan ibuku, namu ibu selalu berontak hingga kami sangat terpaksa membawa paksa dianya serta mengikat tangan serta kakinya di ranjang sebab dia selalu berontak serta teriak. Kembali lagi saya serta ayahku disibukkan kembali menjaga ibuku tidak hanya pun menjaga nenekku yang jompo. Rumahku jadi seperti rumah sakit saja, serta adikku cuma dapat bermain-main tiada beban. 


Hari besoknya, saat malam hari Ayahku dengan pamanku merencanakan menjumpai orang pandai di desa seberang untuk minta pertolongan tentang kondisi ibuku itu. Saya dipasrahi untuk mengawasi rumah serta keluarga sampai larut malam kelak. Saat jam delapan malam adikku telah terlelap serta di kamar ibuku tidak ada nada sedikitpun. Sesudah melihat nenek yang nyatanya telah tidur di kamar samping, saya selekasnya ke arah ke kamar ibuku untuk melihat keadaanya. Saat masuk ke kamarnya, lampu belum juga dinyalakan serta saat kunyalakan kulihat ibuku yang duduk dengan rantai besi yang masih tetap mengikat ke-2 kakinya. Ibuku betul-betul telah hilang akal, dia bahkan juga tidak mengatur roknya yang tersibak ke atas hingga terlihat celan dalamnya. Saya mendekat ibu punya maksud mengatur roknya yang tersibak. Saat itu tanganku bersentuhan dengan kulit pahanya serta saya sesaat rasakan perihal aneh pada diriku. Saya berupaya ajak bicara ibuku tetapi dia cuma diam saja. Saya membimbingnya rebahan serta punya maksud mengusap badan ibuku dengan air hangat sebab ayahku lupa tidak memandikan ibuku barusan sore. Saya katakan padanya saya ingin mengusap tubuhnya agar badannya tidak lengket serta enak buat tidur. Dia cuma diam saja serta saya melepas kaos yang dipakainya dan roknya hingga dia cuma kenakan kutang serta celana dalam saja. Saya terasa aneh sebab saya bernafsu lihat ibuku yang cuma kenakan cawat serta kutang. Saya selalu mengusap semua tubuh ibuku serta kurasakan lembut kulitnya dan saat mengusap pada bagian pantatnya pikiranku menjadi tidak normal kembali, saya makin bernafsu. Saya tidak ingin menyetubuhi ibuku sebab takut, jadi lebih baik saya beronani saja nanti di kamar mandi. Saya selekasnya ke arah kamar mandi tiada lebih dulu memakaikan ibuku pakaian atau daster. Saat di kamar mandi pikiranku berkecamuk serta entahlah ada apakah saya tidak ingin beronani serta ingin mencicip badan ibuku. 



Ibuku telah berusia empat puluh lima tahun serta badannya ramping tapi teteknya mengagumkan montok serta pantatnya bahenol. Kulitnya putih akan tetapi dikit telah kendur tapi masih terlihat cantik. Saat saya masuk ke kamar kembali, kudapati ibuku berposisi miring ke samping serta cuma tampak pantatnya yang indah dibalut celana dalam renda merah serta kutang pasangannya. Saya makin bernafsu lihat panorama itu serta langsung saya matikan lampu serta kunci pintu. Saya selekasnya melepas pakaianku serta cuma menggunakan celana dalam dengan kontolku yang telah tegak. Saya mendekap badan ibuku dari belakang serta ibuku cuma diam saja. Saya menggesekkan batang kontolku ke pantat ibuku serta rasa-rasanya benar-benar membuat jantungku copot. Saya mengelus-elus semua badan ibuku serta saat tanganku kuselipkan ke celana dalamnya dia berontak serta berupaya keluarkan tanganku. Saya tetap harus menantang ibuku hingga kemudian ibuku teriak keras. Saya waktu itu meyakini jika dia tidak mengetahui saya sebab pikirannya yang telah stress. Saya menutupi mukaku dengan masker agar ibuku tidak kenal saya sebab kupikir mudah untuk mengelabuhi orang yang telah dikit terganggu pikirannya semacam itu. Saya langsung menyumpal mulutnya dengan kain seka hingga dia tak akan dapat menjarit. Tangannya selalu berontak, serta karena itu saya ikat ke atas dengan kain jarik. Dia tidak dapat berdaya kembali serta cuma dapat melotot berang serta meludahiku. 

Saya membuka kutangnya serta meremas-remas tetek besar itu. Saya dikit keluarkan mulutku dari balik masker yang masih tetap kupakai serta menetek ke susu ibuku seperti saat saya masih tetap bayi. Ibuku menggeliat serta saya meyakini ia pun terasa keenakan. Sesudah senang mainkan teteknya saya bergerilya ke sisi pinggangnya. Saya pelorotkan celana dalamnya serta ia masih berontak dengan nada jeritannya yang tidak terdengar sebab sudah kusumpal dengan kain pel barusan. Saya lihat memek ibuku dibalut dengan rambut kemaluan tipis serta saya memaksakan jariku untuk menerobos masuk liangnya. Ibuku seolah merapatkan kakinya akan tetapi saya selalu berupaya merenggangkan pahanya serta pada akhirnya tanganku sukses menerobos masuk liangnya. Sesudah itu saya rasakan untuk kali pertamanya sensasi hangat, lembut serta halus tempek wanita untuk kali pertamanya serta itu punya ibuku kandungku sendiri. Makin cepat saya menggerakkan ke-2 jariku keluar masuk lubang tempeknya, makin ganas nafsuku serta tidak sabar kembali untuk menusukkan kontolku ini ke dalamnya. 


Sesudah berapakah lama ibuku keluarkan cairan-cairan basah serta sesudahnya dia cuma diam pasrah. Saya dengan selekasnya langsung menancapkan batang kontolku ke tempeknya yang sudah basah hingga dengan gampang saya dapat menerobosnya. Betul-betul sensasi mengagumkan yang membuat tulang sumsumku menggigil keenakan. Ibuku makin menggeliat keenakan serta pada akhirnya kuputuskan untuk melepas sumbat yang berada di mulutnya sebab saya pun ingin dengar rintihannya. Nyatanya ia nikmati permainanku serta makin kutancap kencang hingga membuat ekspresi mukanya tidak karuan. Saya selalu menindih ibuku serta selekasnya kulumat bibirnya sekalian selalu menggoyang tempeknya. Saya telah tidak tahan serta pada akhirnya cairan pejuku muncrat banyak ke liang tempeknya. Ibuku mendesah keenakan serta badannya menegang lalu dia pun keluarkan banyak cairan dari liang tempeknnya. Sesudah interval sesaat saya berbaring di sebelahnya serta dia tidak berekspresi malah ketawa kecil di sampingku. Saya berpikiran mungkin ibuku telah hilang ingatan serta tidak ingat dengan diriku. 

Saya beranikan diriku untuk buka maskerku supaya dia betul-betul tahu jika saya Damar anaknya sendiri. Hal tersebut kulakukan sebab malah membuatku makin bernafsu menyetubuhinya. Sesudah kubuka maskerku saya memberitahunya jika saya damar serta saya ingin menyetubuhinya sehari-hari. Saya melepas semua ikatannya sebab saya tahu ia saat ini dalam tempat keenakan jadi mustahil melakukan perbuatan beberapa macam. Waktu ia duduk saya angkat dikit tubuhnya serta saya pangku sekalian masukkan kontolku mengarah lubang tempeknnya. Saya bertumpu di tembok serta kubimbing dianya untuk berjalan turun naik. Awalannya sulit sekali membimbingnya, akan tetapi lama kelaman dia bergoyang sendiri mencabik kontolku. Saya merasakan kesenangan yang mengagumkan serta selalu memeluknya dengan erat dari belakang sekalian selalu meremas tetaknya. Selang beberapa saat cairan pejuku muncrat untuk ke-2 kalinya serta saya betul-betul senang serta lemas. Sesudah itu saya tidur berbenah serta selekasnya bersihkan badan ibuku dari pejuku. Saya memakaikan semua bajunya serta saat saya mengikat kembali ke-2 kakinya dengan rantai dia teriak-teriak akan tetapi saya cuek saja. Sesudah tengah malam pada akhirnya Bapakku pulang membawa jampi-jampi dari orang pandai. Dalam hati saya berharap ibuku tidak pulih agar saya dapat menyetubuhinya sehari-hari akan tetapi di lain sisi saya ingin ia cepat pulih. 

Saya mengerjakannya saat ayahku tengah pergi keluar serta situasi rumah sepi. Akan tetapi saat keadaan ibuku telah makin lama makin sembuh serta dapat dikit berkomunikasi walau cukup kurang jelas serta memusingkan saya tidak berani kembali mengerjainya sebab takut jika ia sadar akan perbuatanku. Sesudah itu saya tidak sempat mengerjainya kembali hingga kemudian ibuku pulih keseluruhan serta kembali kerja. Seolah ia tidak sadar benar orang yang sudah mengerjainya serta mungkin dia cuma memendamnya dalam hati atau ilusi. Akupun pun tidak paham serta cuma ia yang merasakan. Kadang saya bernafsu jika mengingat peristiwa itu serta cuma kulampiaskan dengan beronani saja.cukuplah sampai di sini dahulu beberapa setia pembaca asmarahot mudah-mudahan narasi ini bisa menghibur anda semua.

Ikuti Channel kami di Youtube CERITA DEWASA 

REPOST BY : SITUS POKER ONLINE



Rajabakarat Situs Casino Online Terpercaya Dan Terbaik Di Indonesia